Tabel di bawah ini memperlihatkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan:

Kebutuhan Bahan/Alat

Jenis & Jumlah

Bak Mixer

Semen, batubata, pasir, kawat ram/filter-1cm), pralon 4 inch, sok L 4 inch

Digester

Pembuatan lubang digester (tenaga) plastik digester PE 150×08

Outlet gas

PVC drat ulir, ban dalam bekas, jeriken bekas

Peneduh+Penampung Gas

Bambu/kayu, terpal 9×6 m, paku, plastik PE

Alas Digester

Terpal 9×6 m

Outlet slurry

Pipa paralon PVC wavin ¾ 4m, plastik penampung gas, T pipa, L pipa, sox ¾, tali nylon, kawat, lem PVC, TBA besar, TBA kecil, Kran, selang

Botol penjebak

Botol bekas aqua/mizone 1,5L

Kompor

Kompor gas/kompor minyak

Sumber : Hasil Prototipe Kanopi Indonesia, 2008

Jenis Digester
Pemilihan jenis digester disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pembiayaan/dana. Dari segi konstruksi, digester dibedakan menjadi:
1. Fixed dome, digester ini memiliki volume tetap sehingga produksi gas akan meningkatkan tekanan dalam reaktor ( digester). Karena itu, dalam konstruksi ini gas yang terbentuk akan segera dialirkan ke pengumpul gas di luar reaktor.
2. Floating dome, pada tipe ini terdapat bagian pada konstruksi reaktor yang bisa bergerak untuk menyesuaikan dengan kenaikan tekanan reaktor. Pergerakan bagian reaktor ini juga menjadi tanda telah dimulainya produksi gas dalam reaktor biogas. Pada reaktor jenis ini, pengumpul gas berada dalam satu kesatuan dengan reaktor tersebut.

Komponen Digester
Komponen pada digester sangat bervariasi, tergantung pada jenis biodigester yang digunakan. Tetapi, secara umum digester terdiri dari komponen-komponen utama sebagai berikut:

  1. Saluran masuk slurry (kotoran segar). Saluran ini digunakan untuk memasukkan slurry (campuran kotoran ternak dan air) ke dalam reaktor utama. Pencampuran ini berfungsi untuk memaksimalkan potensi biogas, memudahkan pengaliran, serta menghindari terbentuknya endapan pada saluran masuk. Slurry sebaiknya telah disaring untuk menghindari bahan-bahan lain yang masuk ke dalam reaktor
  2. Saluran keluar residu. Saluran ini digunakan untuk mengeluarkan kotoran yang telah difermentasi oleh bakteri. Saluran ini bekerja berdasarkan prinsip kesetimbangan tekanan hidrostatik. Residu yang keluar pertama kali merupakan slurry masukan yang pertama setelah waktu retensi.
  3. Katup pengaman tekanan (control valve). Katup pengaman ini digunakan sebagai pengatur tekanan gas dalam biodigester. Katup pengaman ini menggunakan prinsip pipa T. Bila tekanan gas dalam saluran gas lebih tinggi dari kolom air, maka gas akan keluar melalui pipa T, sehingga tekanan dalam digester akan turun.
  4. Sistem pengaduk. Pengadukan dilakukan dengan berbagai cara, yaitu pengadukan mekanis, sirkulasi substrat digester, atau sirkulasi ulang produksi biogas ke atas biodigester menggunakan pompa. Pengadukan ini bertujuan untuk mengurangi pengendapan dan meningkatkan produktifitas digester karena kondisi substrat yang seragam.
  5. Saluran gas. Saluran gas ini disarankan terbuat dari bahan polimer untuk menghindari korosi. Untuk pembakaran gas pada tungku, pada ujung saluran pipa bisa disambung dengan pipa baja antikarat.
  6. Tangki/Wadah penyimpan gas. Konstruksi tangki atau wadah penyimpan gas dibuat khusus gar tidak bocor dan tekanan yang terdapat dalam bahan seragam.

Di sisi lain, untuk teknik dan bahan yang lebih murah dapat digunakan plastik untuk pembangkitnya/reaktor. Plastik yang digunakan adalah polyethylene (PE) tubular dengan tipe pembangkit horizontal continous feed, biasa disebut juga tipe plug-flow. Pertimbangan tersebut dilakukan karena biaya relatif rendah, instalasinya mudah dan bahan/alat yang digunakan mudah ditemukan di lokasi.

Reaktor/Digester

Gambar 1. Reaktor/Digester biogas plastik
Sumber : http://manglayang.blogsome.com/biogas-infrastruktur-part1

Download: Biogas - PDF

Kebutuhan Bahan/Alat

Jenis & Jumlah

Bak Mixer

Semen, batubata, pasir, kawat ram/filter-1cm), pralon 4 inch, sok L 4 inch

Digester

Pembuatan lubang digester (tenaga) plastik digester PE 150×08

Outlet gas

PVC drat ulir, ban dalam bekas, jeriken bekas

Peneduh+Penampung Gas

Bambu/kayu, terpal 9×6 m, paku, plastik PE

Alas Digester

Terpal 9×6 m

Outlet slurry

Pipa paralon PVC wavin ¾ 4m, plastik penampung gas, T pipa, L pipa, sox ¾, tali nylon, kawat, lem PVC, TBA besar, TBA kecil, Kran, selang

Botol penjebak

Botol bekas aqua/mizone 1,5L

Kompor

Kompor gas/kompor minyak