PNPM LMP di Sulawesi Utara telah berlangsung dari tahun 2008 hingga saat ini sudah banyak menghasilkan usulan-usulan kegiatan “hijau” bagi pengelolaan sumberdaya alam, energy terbarukan, maupun ekonomi ramah lingkungan di daerah tersebut.  Dalam setiap tahapan kegiatan masyarakat, dilakukan dengan pendekatan pembangunan partisipatif yang berwawasan lingkungan.  Masyarakat terlibat secara langsung dalam penggalian gagasan, penyusunan rencana kegiatan, pelaksanaan, pengawasan hingga pemeliharaan dan pemanfaatan.

Terkait dengan substansi pengelolaan lingkungan dan sumberdaya alam yang didampingi oleh CSO untuk peningkatan kapasitas serta penyadartahuan, memungkinkan CSO memberikan muatan-muatan kepada masyarakat dan pemerintah daerah terhadap pilihan pengelolaan lingkungan di wilayahnya yang disesuaikan dengan potensi daerah yang ada, baik sumberdaya manusia maupun suberdaya alam.  Sehingga masyarakat dan pemerintah memerlukan panduan dalam mengenali daerahnya secara lebih mendalam, salah satunya melalui atlas pengelolaan sumberdaya alam.

“Membangun Desa Selaras Dengan Alam: Sebuah Atlas PNPM LMP Sulawesi Utara” yang telah diterbitkan oleh CSO bertujuan untuk memudahkan para pihak dalam perencanaan dan pelaksanaan PNPM LMP.  Saat ini telah tercetak 150 eksemplar yang nantinya akan didistribusikan kepada pihak terkait.  Diharapkan atlas ini dapat bermanfaat bagi pengembil kebijakan sehingga dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan tidak meninggalkan pengelolaan sumberdaya alam secara lestari demi kesejahtaraan masyarakat dan lingkungan tetap terjaga.